PENARI YANG BAIK HARUS MENGERTI IRAMA GENDANG | CERAMAH KH ZAINUDDIN MZ

 




السلام عليكم ورحمة الله وبركاته بسم الله الرحمن الرحيم ، الحمد لله رب العالمين ، و به نستعين على أمور الدنيا والدين والصلاة والسلام على أشرف الأنبياء والمرسلين ، سيدنا ومولانا محمد وعلى آله وأصحابه المجاهدين الطاهرين ، أما بعد : Saudara-saudara kaum Muslimin Rohimakumullah.

.. Al-Qur'anul Karim sebagai kitab suci,pedoman utama dan pertama bagi kita umat Islam,penuh berisi tuntunan-tuntunan luhur dan terpuji yang menyangkut berbagai asfek kehidupan manusia,sejak dari yang sekecil-kecilnya sampai kepada yang sebesar-besarnya.

Seruan,ajakan dan dakwah yang disampaikan oleh Al-Qur'anul Karim selalu bersifat human interest, artinya ada konteksnya,ada keterkaitannya dengan orang yang menjadi seruan daripada dakwah Al-Qur'an itu sendiri.

Orang-orang tua kita dulu berkata : Bahwa penari yang baik, biasanya mengerti irama gendang.Dakwah hanya akan sampai apabila ada keterkaitan dengan audiens, pendengar, penerima dakwah itu sendiri. Masyarakat Quraisy adalah satu masyarakat yang gemar berniaga, berusaha dibidang bisnis, perdagangan, sehingga bahasa yang disampaikan kepada mereka juga banyak menggunakan bahasa bisnis Pada pertemuan kali ini kita akan membicarakan ayat 10 dari Suroh Ash Shof, dimana Al-Qur'anul Karim memberikan satu tuntunan luhur dalam kehidupan masyarakat manusia, zaman dahulu, sekarang dan dimasa yang akan datang.

Dalam Suroh Ash Shof ayat 10 Allah SWT berfirman : يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ تِجَارَةٍ تُنجِيكُم مِّنْ عَذَابٍ أَلِيمٍ Wahai orang-orang yang beriman,maukah kamu semua aku tunjukkan kepada satu perniagaan,satu bentuk perdagangan,satu bisnis yang akan menyelamatkan kamu semua dari azab yang sangat pedih.

Marilah kita lihat,bahasa yang dipakai disini : هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَىٰ تِجَارَةٍ Maukah kamu semua Aku tunjukkan satu bisnis,satu niaga,satu dagang yang akan menyelamatkan kamu seluruhnya dari azab yang sangat pedih.

Ditengah masyarakat pedagang, Al-Qur'an berbicara dengan bahasa pedagang.Karena bagaimanapun kita mengerti,dakwah hanya akan berhasil kalau bersifat human interest. Jangan berbisik kepada orang tuli,jangan tersenyum kepada orang buta.



Admin

Blogger | Otodidak | Digital Marketing

*

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama